Caroline Kosasih Menghadirkan Beberapa Busana untuk Imlek

0

Dalam menyambut tahun baru china yang tak terasa sudah di depan mata, Masyarakat keturunan Tionghoa sudah mulai mempersiapkan diri untuk merayakannya bersama keluarga dan kerabat.

Mulai dari persiapan dekorasi dengan mengunakan ornamen serta kue dan makanan khas Chinies hingga agar terlihat istimewa ketika perayaan Imlek, Para wanita biasanya mengenakan busana Cheongsam yang identik dengan kerah shanghai dan warna merah cerah.

Cheongsam atau yang disebut juga dengan nama Qipao, adalah pakaian wanita berukuran panjang khas masyarakat Tiongkok yang modelnya ketat sehingga menonjolkan bentuk tubuh pemakainya.

Cheongsam biasanya menggunakan kain satin atau sutra dengan motif khas bergambar bunga, naga, atau burung.

Namun untuk imlek pada tahun ini,  kebanyakan wanita tidak lagi mengunakan cheongsam sebagai fashion saat merayakan imlek, justru mereka lebih tampil fashionable dengan mengunakan baju drees modern dengan warna merah.  

Store Caroline Kosasi yang terletak di Grand City Surabaya menghadirkan koleksi fashion dalam menyambut imlek yaitu  gaun modern berkerah sabrina dengan gradasi warna merah, abu dan sedikit emas.

Seluruh bagian dress berbahan tile yang ditutupi oleh gliter untuk memberikan kesan glamour, serta ditambah dengan pengaplikasian dengan mengunakan bahan a-line yang akan menipu penampilan pinggul wanita yang terlihat lebih ramping.

Fida an nur sebagai style advisor Caroline Kosasih mengatakan bahwa gaun ini sedang banyak diminati oleh para pelangan karena gaun gradasi dua warna masih jarang ditemukan ditambah lagi menggunakan kerah sabrina yang hingga kini diminati para pelanggan karena dapat menyamarkan area lengan yang besar, sehingga akan menampilkan kesan fashionable saat merayakan imlek. 

Selain itu Caroline Kosasih juga telah mempersiapkan koleksi Cheongsam mereka dengan menghadirkan kesan yang elegan.

 Baju cheongsam selalu identik dengan kancing Shangai dan kerah yang menutupi leher serta model baju chongsam ini telah mengikuti lekuk tubuh sehingga terkesan tidak ribet. 

Cheongsam  yang digunakan ini berbahan kain tile dengan tambahan satin untuk pelapis pada bagian dalam bajunya.

Fida An Nur juga menambahkan untuk model Cheongsam ini banyak disukai oleh orang tua atau ai ai yang tidak mau ribet dalam menggunakan baju imlek dengan menggunakan cheongsam tersebut mereka lebih merasakan moment imlek.