Djournal Cafe Surabaya Tantang Komunitas Indonesia Miniature Figure dalam Mengasah Kemampuan Kreativitas Fotografi

0

Banyak orang menganggap mainan atau icon figure merupakan sebatas permainan yang dijadikan pajangan atau barang koleksinya saja, 
Tetapi bagi komunitas Indonesia miniature figur, icon permainan – mainan yang sebelumnya dianggap benda mati akan berubah menjadi benda hidup yang akan menghadirkan konsep dan ide yang berasal dari kehidupan sehari – hari manusia. 

Mengetahui hal tersebut Djournal cafe menatang komunitas Indonesia miniature figur untuk menghadirkan sebuah konsep cerita tentang menu yang ada di Djournal dengan mengunakan miniatur figure tersebut.  
Indonesia miniature figure ini telah berdiri semenjak 2 tahun yang awal suka berkumpul untuk saling sharing pengalaman mereka tentang miniature figure yang berskala 1: 87. 

Ahmad Joko Sukirno atau yang lebih dikenal dengan nama Cak Soekir merupakan salah satu founder Indonesia miniature figuare menceritakan bahwa komunitas ini terbentuk karena terinsiprasi dari instagram pribadi milik tanaka_tatsuya yang membuat sebuah miniature figure yang merupakan benda mati diubah menjadi benda hidup yang memiliki konsep cerita tentang kehidupan.

Hal tersebut ternyata membuat para pencinta miniature figure 1:87 ini menghasilkan sebuah karya yang menarik sehingga menghadirkan cerita dalam setiap fotonya. 

Cak Soekir mengatakan bahwa miniatur figure ini merupakan benda yang sudah jarang ditemukan di Indonesia, rata-rata para anggota Indonesian miniature figur ini mendapatkan tokoh miniatur figure yang mereka cari dengan membelinya di negara Jerman yang dibandrol dengan harga Rp 25.000 untuk 1 miniatur figure tapi biasanya juga ada yang menjual 1 set miniature figure yang berisi 5-6 harga Rp 200.000.

Indonesia miniatur figure ini juga menghasilkan fotografi miniatur dengan genre fleksibel yang dipadukan dengan properti apapun yang setiap konsep memiliki tantangan tersendiri dengan cara miniatur figure tersebut diumpakan sebagai model, untuk membuatnya terlihat menarik dengan properti yang diberikan.

Dalam membuat satu konsep cerita  dengan mengunakan miniatur ini menghabis waktu 5-30 menit untuk satu konsep foto, sehingga bila ada berapa properti akan membutuhkan waktu lama untuk menghasil sebuah ide dengan konsep cerita yang mengunakan properti, disinilah tantangan komunitas diuji dengan menghadirkan kreatifitas tanpa batas mereka. 

Grantika Buche sebagai Assistant Brand Manager Djournal Coffe Surabaya mengatakan bahwa saat ini Djournal Coffe telah memberikan dukungan untuk seluruh komunitas  surabaya yang ingin mengadakan acara workshop bersama untuk berkumpul dengan komunitasnya,untuk berbagi ilmu bersama dengan para pencinta yang akan membentuk suatu kegiatan positif anak muda untuk terus berkarya dalam mewujudkan mimpinya.

Dengan ada kegiatan perdana ini dengan komunitas Indonesia miniatur figure menjadi sebuah awal yang baik untuk merangkul komunitas di Surabaya dengan harapannya semakin banyak komunitas yang semakin tahu bahwa kami mendukung kegiatan mereka, Kami akan support secara maksimal mulai dari tempat hingga makanan