Inovasi Sepatu Petrok untuk Penderita Stroke

0

Stroke merupakan kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, seringkali para penderita stroke harus melewati masa proses rehabilitasi yang menghabiskan waktu dan tenaga serta menggangu aktivitas kegiatan mereka dikarenakan stroke ini menyerang jaringan sel hingga tidak dapat bergerak, padahal penderita penyakit stroke harus beraktivitas terms menerus supaya jaringan sel berfungsi dengan baik.

Mengatasi permasalahan tersebut Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya berinovasi until melakukan sebuah penelitian yang dibutuhkan untuk para penderita stoke yaitu dengan menghadirkan produk sepatu yang dapat membantu para penderita stroke untuk rehabilitasi dimana dan kapan saja.

Dr. Am Maisarah Disrinama sebagai Dosen Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Teknik K3), bekerjasama dengan tenant alumni dari Teknik Otomasi, Muhammad Amien Jundi, berhasil menciptakan Safe Walk Petrok yaitu sepatu terapi stroke pertama di dunia dengan Simultan Tens.
Proses penggunaan sepatu petrok ini mengunakan alat Trans Electrical Nerve Stimulation yang merupakan sebuah listrik dengan daya yang cukup akan merangsang jaringan sel yang diletakkan didua tempat yaitu di sol sepatu serta bagian batang kaki.

Sepatu petrok ini merupakan solusi untuk para penderita agar mereka tetap bisa menjalani aktivitasnya karena sepatu petrok diproduksi dengan alat TENS supaya merangsang syaraf secara ritmik di telapak kaki dan di bagian tendon kaki mengenai sasaran yang dirangsang adalah saraf kecil yang berhubungan dengan otot-otot dan sendi di kaki. 

Sepatu petrok ini telah diproduksi dengan bekerja sama dengan para penggerajin sepatu diwilayah mojokerto dengan target segmen pasar yaitu para penderita stroke serta orang lansia hingga orang sehat yang memiliki masalah otot dan persendian kaki,sampai saat ini produk yang sudah terjual 104 sepatu. 

Setelah dipasarkan kepada para konsumen, para konsumen akan merasakan kenaikan satu level Range of Motion (ROM) dari kaki dengan merasakan sensasi kesemutan berkurang dari kaki, Produk ini dikembangkan melalui program PPBT, sehingga produk ini memang diharapkan menjadi produk komersil yang dapat dibeli dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas dengan harapan para penderita stroke dapat melalukan latihan olah tubuh setiap hari sehingga meningkatkan kekuatan otot kaki dari para penderita stroke.